<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>the other side of me...</title>
	<atom:link href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com</link>
	<description>d'vicca</description>
	<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 09:47:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>satu paket&#8230;</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/satu-paket/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/satu-paket/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 10:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Minggu ini aku ketemu  dua orang temen (cewek) di waktu yang berbeda dan berbincang tentang begitu banyak hal pribadi yang membuatku ternganga akan “keberanian” mereka mengungkap fakta yang mungkin bagi sebagian besar orang sangat tabu.  Meskipun really, it’s a damn thing!!! Teman pertama sebutlah namanya Nancy bilang, dia pernah hidup serumah dengan “pacarnya”  sementara teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"><a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/09/bleedinglove.gif"></a>Minggu ini aku ketemu<span style="mso-spacerun: yes">  </span>dua orang temen (cewek) di waktu yang berbeda dan berbincang tentang begitu banyak hal pribadi yang membuatku ternganga akan “keberanian” mereka mengungkap fakta yang mungkin bagi sebagian besar orang sangat tabu.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Meskipun really, it’s a damn thing!!! Teman pertama sebutlah namanya Nancy bilang, dia pernah hidup serumah dengan “pacarnya”<span style="mso-spacerun: yes">  <a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/09/love.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-181 alignright" style="FLOAT: right" title="love" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/09/love.jpg" alt="" width="186" height="188" /></a></span>sementara teman kedua sebutlah si Desy secara gamblang bercerita tentang sepak terjang kehidupan “bastard” –nya yang sejak masih kuliah pun pernah living together selama tiga tahun dengan lelaki yang bukan “siapa-siapa-nya. Pls don’t ask about “pernikahan disini”.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Lalu cerita bergulir ke kehidupan mereka sekarang, dimana kebutuhan untuk “ditemani” itu meskipun bukan prioritas utama sudah menjadi salah satu bagian penting dari keseharian mereka. <span style="mso-spacerun: yes"> </span>Nancy bercerita kini pun ia sudah menemukan pengganti lelaki yang pernah menemaninya selama tujuh tahun itu. <a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/09/bleedinglove.gif"></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Ketika kutanya : “lu cinta sama dia ? sayang ?”<span style="mso-spacerun: yes">  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Dengan enteng dia berucap: “cinta? Emang perlu ?.,.. Gak tuh, gue merasa gue butuh sama dia, dia sebaliknya dan kita merasa nyaman..Why not.. Go ahead. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Aku bertanya kembali : “sejauh apa hubungan kalian ?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Nancy : Vika…gue gak mau rugi dong, gila aja lu! Apa yang bisa gue dapetin ya..harus gue dapet!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Serupa tapi tak sama, Desy malah lebih ajaib lagi. Kini, ia “menjalin hubungan dengan seorang (maaf) laki –laki beristri yang juga punya affair dengan perempuan lain. Itulah kenapa ia lebih suka menyebut dirinya sebagai “partner in crime” dengan laki-laki itu;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Desy : Kenapa gue mo jalan sama dia, karena gue udah tau dia bangsat, dia brengsek. Jadi gue gak perlu repot-repot pake hati. Gue capek selalu pake hati dari dulu. It was a stupid thing! Sekarang hati gue udah gue deposit di bank, jadi yang gue pake ini hati serep (halah…emang ban dalem!!)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span id="more-179"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Gue : So u have sex with him without any passion ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Desy : Honey….passion itu kita yang menciptakan, lu katro banget sih..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Gue : (Feel Shocked!) *%$!$$@!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Desy : Jujur, gue paling gampang jatuh cinta kalo diperhatiin. So, gue bilang sama si bastard: Don’t give me any sweet talk. I don’t need it. So, at the first we had declare we communicate each other when we need to see each other.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Dua orang perempuan yang kukenal ini menurutku adalah perempuan berkarakter easy going, hidup tanpa beban dan dari pembicaraan diatas aku sendiri jadi kurang yakin apa mereka masih punya sesuatu bernama perasaan sebagaimana orang pada umumnya. Tapi siapa nyana, ketika kutanyakan itu, kedua-nya kompak menjawab: Siapa bilang gue gak sedih ?<span style="mso-spacerun: yes">  </span>gue sedih banget kalee.. sedih, karena kenapa apa yang gue jalanin gak bisa normal seperti orang lain.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Lalu aku menjawab: “Loh itu kan pilihan dan lu yang milih itu.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Desy menjawab : Ya, gue tau. Tapi siapa yang bisa mengontrol perasaan ? Siapa yang bisa menahan ketika semua ini bergulir? Don’t talk about morality, Vika.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>As long I have responsibility of anything I did, its oke for me. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Sumpah, gue nyaris rada klieung-klieung mendengar pengakuan-pengakuan itu belum lagi dilanjutkan dengan cerita yang very-very intimate. Padahal satu malam sebelumnya seorang teman dari Jakarta menelpon dan ketika aku ingin menceritakan sesuatu tentangku sendiri, dia hanya berkata : “aib itu bukan untuk diceritakan, vik. <span style="mso-spacerun: yes"> </span>Cukup lu sama Tuhan aja yang tau. <span style="mso-spacerun: yes"> Tiba-tiba tanpa sadar aku berucap dalan hati; Tuhan,..semoga kedua sahabatku itu segera menemukan apa yang mereka cari dari arti perjalanan yang mereka lakukan&#8230;.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Meski begitu dari mereka aku mendapatkan pelajaran penting bahwa tidak semua harus dijalani dengan hati.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Kesimpulannya, intimacy ternyata bisa dilakukan tanpa berbekal sesuatu goblok (something stupid) bernama sayang apalagi cinta. Menurut Desy sayang dan cinta itu hanya melahirkan rasa untuk memiliki. Sementara kenyataannya kan tidak selalu begitu. Akibatnya, kalo lu melakukan atau memberikan apa-apa dalam dengan kondisi seperti di atas, lu jadi tidak tulus. You want return it back!.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Kucermati baik-baik kalimat-kalimatnya, mungkin kalimat terakhir ada benarnya. <span style="mso-spacerun: yes"> </span>Kukatakan pada mereka, </span></p>
<blockquote>
<h2><span style="color: #99cc00;">buatku; cinta, sayang, harapan, passion dan keinginan untuk memiliki itu adalah satu paket spesial. Yang gak bisa dibeli secara satuan apalagi dipangkas jadi paket hemat. <span style="mso-spacerun: yes"> </span></span></h2>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Lagi menurutku: sulit untuk mengartikan ketulusan dan keikhlasan itu secara parsial. Misal, kamu memberikan apa yang menurutmu “berharga” tanpa sedikit pun berharap you get back the return, itu adalah nyaris impossible. Mungkin awalnya IYA. But as human being yang sudah punya default perasaan-perasaan itu dalam satu paket apa bisa ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">But anyway tetep harus “berterima kasih” kepada mereka. Bahwa somehow, sometimes we have to “deposite” our heart not only laminating it. Sometimes you have to become a heartless bastard. <span style="mso-spacerun: yes"> </span>Ya….sometimes…… until the right one<span style="mso-spacerun: yes">  </span>comes : .. (adalah dia yang bisa “mengakhirinya” dengan membuatmu bahagia). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"> </span><span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"><em>untuk seseorang : &#8220;hanya orang mati yang tidak punya perasaan&#8221;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt">  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/satu-paket/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Chrisye yang gak pernah mati..</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/chrisye-yang-gak-pernah-mati/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/chrisye-yang-gak-pernah-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 07:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[music n me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Lagu lama yang sempat direkam ketika almarhum masih sehat. 

mungkinkah kau percaya kasih, bahwa diri ini ingin memiliki&#8230;

Lirih
Kini tlah kusadari
Dirimu tlah jauh dari sisi
Ku tau tak mungkin kembali kuraih
Semua hanya mimpi
Ingin ku coba lagi
Mengulang yang telah terjadi
Tetapi semua sudah tak berarti
Kau tinggal pergi
Reff
Adakah kau mengerti kasih
Rindu hati ini
Tanpa kau disisi
Mungkin kah kau percaya kasih
Bahwa diri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em>Lagu lama yang sempat direkam ketika almarhum masih sehat. </em></p>
<blockquote style="text-align: center;">
<h4 style="text-align: center;"><span style="color: #33cccc;">mungkinkah kau percaya kasih, bahwa diri ini ingin memiliki&#8230;</span></h4>
</blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://www.4shared.com/file/58346088/ba884bfe/Chrisye_-_Lirih.html">Lirih</a></strong></p>
<p style="text-align: center;">Kini tlah kusadari<br />
Dirimu tlah jauh dari sisi<br />
Ku tau tak mungkin kembali kuraih<br />
Semua hanya mimpi<br />
Ingin ku coba lagi<br />
Mengulang yang telah terjadi<br />
Tetapi semua sudah tak berarti<br />
Kau tinggal pergi</p>
<p style="text-align: center;">Reff<br />
Adakah kau mengerti kasih<br />
Rindu hati ini<br />
Tanpa kau disisi<br />
Mungkin kah kau percaya kasih<br />
Bahwa diri ini<br />
Ingin memiliki lagi</p>
<p style="text-align: center;">Kusadari kembali<br />
Ternyata semua khayal diri<br />
Kini ku tau tak mungkin ada waktu<br />
Untuk mencintaimu lagi</p>
<p style="text-align: center;">Back to Reff<br />
Mungkinkah kau percaya kasih<br />
Bahwa diri ini<br />
Ingin memiliki lagi</p>
<p style="text-align: center;">Mungkinkah kau percaya kasih<br />
Bahwa diri ini<br />
Ingin memiliki lagi</p>
<p style="text-align: center;"><em>dedicated to Alex, my mellow..</em></p>
<p style="text-align: center;"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/chrisye-yang-gak-pernah-mati/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berburu makan enak di Banda Aceh..</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/berburu-makan-enak-di-banda-aceh/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/berburu-makan-enak-di-banda-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 14:15:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum kesini dulu, gak sedikit temen-temenku di Jakarta bilang, makanan di Aceh enak-enak. Wah, itu versi mereka, karena versi aku belum tentu banget. Ternyata bener, sampe disini, aku merasa makanan disini “biasa” banget. Pertama, umumnya makanannya berbumbu pedas, berminyak, berlemak daging-dagingan dan ini yang terparah (menurutku) : less of vegetable. Secara gue gak demen daging [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum kesini dulu, gak sedikit temen-temenku di Jakarta bilang, makanan di Aceh enak-enak. Wah, itu versi mereka, karena versi aku belum tentu banget. Ternyata bener, sampe disini, aku merasa makanan disini “biasa” banget. Pertama, umumnya makanannya berbumbu pedas, berminyak, berlemak daging-dagingan dan ini yang terparah (menurutku) : less of vegetable. Secara gue gak demen daging baik sapi mapun ayam (apalagi kambing), kecuali kalo bener-bener gak ada pilihan lain. Yah, gue termasuk kategori herbivora yang pemakan segala daun-daunan selain daun pintu dan daun jendela (apalagi daun telinga).</p>
<blockquote>
<h3><span style="color: #99cc00;">Duh, susahnya cari yang namanya lalapan segar dengan segala “hehijauan” tertata di piring persis kayak kebon raya versi mini apalagi ditambah sambel ijo pedes. Slurpp… </span></h3>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Lucida Sans Unicode&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Walau begitu,Aceh sebagai salah satu propinsi dengan garis pantai terpanjang tentu menghasilkan hasil laut yang melimpah ruah. Wah, ini sumpah gak bisa dipungkiri. Serupa dengan masa kecilku di Makassar yang sering banget ikut Mama ke pelelangan ikan.<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Tapi sayangnya, variasi pengolahan hasil laut itu minim banget. Beda sama Pelabuhan Ratu <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>yang rajin kusambangi jaman kuliah dulu dimana tukang bakso ikan dimana-mana yang mungkin saja (mungkin banget) ikannya adalah ikan hiu<span style="mso-spacerun: yes;">  mengingat </span> banyaknya species ikan yang ada pasar ikan disana.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Tapi di Aceh ada<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>mie Aceh yang konon ngetop itu se-antero nusantara . Namun… walah.. lagi-lagi masalah ada di gue. Gue gak doyan mie! Kecuali mie ayam di samping Toko Tajur Fashion di Bogor. Gilingan……… enak banget!!! <a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/ayam-tangkap.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-175 alignright" style="FLOAT: right" title="ayam-tangkap" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/ayam-tangkap.jpg" alt="" width="268" height="205" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Lucida Sans Unicode&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Tapi…eitss… jangan underestimate dulu.. Setelah menunggu dan melakukan pengamatan secara mendalam, ada dua makanan yang highly recommended, karena gue suka banget. <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Pertama, ayam tangkap. Gak ngerti darimana asal muasal nama itu wong yg namanya ayam pasti ditangkep dulu sebelum digoreng. <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Aneh. Sajian ini yang paling ngetop dari RM Aceh Rayeuk. Sebenernya ayam goreng kampung biasa <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>(ayamnya yang masih muda) dipotong kecil-kecil trus digoreng dengan bumbu-bumbu dapur biasa<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>dan cabe ijo yang segede-gedenya tanpa dipotong. </span></p>
<blockquote>
<h3><span style="color: #99cc00;">Tapi yang bikin khas adalah dicampur gorengan garing daun khas Aceh yang namanya daun temurui. </span></h3>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Lucida Sans Unicode&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Rasanya enak banget, meskipun aku sih banyakan makan daunnya dibanding ayamnya. Hehehe.. Apalagi di rumah makan itu, disajikan pula sayur daun melinjo yang dipotong halus-halus ditambah tumisan bunga pepaya. <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Trus minumnya adalah es serutan timun. Seger dan komplit!<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Hehehhe.. endang banget. Kalo makan disini, <a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/ngelayap-ke-bangkok/">persis kayak di Thailand bulan </a>lalu, gue bisa makan gila-gilaan dan malu-maluin. Hemmmm..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Lucida Sans Unicode&quot;,&quot;sans-serif&quot;;"><a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/image014.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-176 alignleft" style="FLOAT: left" title="image014" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/image014.jpg" alt="" width="265" height="223" /></a>Kedua, balik ke masalah mie. Setelah setahun di Aceh, akhirnya ketemu juga namanya mie Aceh yang paling enak sedunia dengan merek Mie Lala. Letaknya di deket kostnya Rynal (loh…siapa lu??!!) <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>itu temen kantor gue yang sok ganteng. Dia yang nampaknya tanpa sengaja menemukan mie yang enak luar biasa ini. <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Mie-nya disajikan dengan berbagai pilihan dari ayam, daging, jamur hingga kepiting yang gede-gede. Yummy banget deh. Minumnya air kelapa muda yang seger banget. Tapi gak enaknya,…ini bener-bener menyiksa!! Nunggu pesenan datang bisa sampe satu jam!! Coba bayangin kalo lu niat makan sendiri, cengok-cengok deh satu jam. Belum lagi kalo datengnya agak sore selain pengunjung manusia-nya rame, pengunjung nyamuknya pun gak kalah rame. Tapi beneran..kalo udah icip-icip. Pasti deh addicted!!! Satu lagi, dari jaman dulu.. aku pun gak doyan namanya indomie. Itu bener-bener makan alternative terakhirrrrrrrrrrrrrrrrrrrr banget.<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Kalo lagi bener-bener miskin atau bener-bener gak ada pilihan apa-apa di rumah dan gak bisa keluar cari makanan lain yang lebih beradab. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Lucida Sans Unicode&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Tapi, kalo kamu ke Aceh, harus-lah nyicipin namanya Indomie rebus ala Aceh! Apa istimewanya ?<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Karena bumbunya gak pake bumbu sachet-an dari bungkus indomie-nya. Tapi pake bumbu mie Aceh. Pedes dan penuh rempah pake lalapan timun dan acar bawang. Beda deh!<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Kuahnya agak kental tapi gurih yang pasti bikin kita pengen nyereput sampe abis. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Lucida Sans Unicode&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Ayo, kapan nraktir gue ?!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Lucida Sans Unicode&quot;,&quot;sans-serif&quot;;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/berburu-makan-enak-di-banda-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>hanya kangen rumah</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/hanya-kangen-rumah/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/hanya-kangen-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 09:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[My Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Udah lama rasanya gak leyeh-leyeh di rumah. Hanya nonton TV, makan dan baca buku sampai ketiduran dengan buku menutupi wajah, bangun makan trus lanjut tidur lagi.. Jumat malam lalu tiba kembali di rumah setelah nyaris 2 bulan tidak merasakan hawa sejuk Bogor.  Sedikit agak shocking coz rumah ini lebih mirip kandang ayam  dibandingkan rumahku yang dulu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah lama rasanya gak leyeh-leyeh di rumah. Hanya nonton TV, makan dan baca buku sampai ketiduran dengan buku menutupi wajah, bangun makan trus lanjut tidur lagi.. Jumat malam lalu tiba kembali di rumah setelah nyaris 2 bulan tidak merasakan hawa sejuk Bogor.  Sedikit agak shocking coz rumah ini lebih mirip kandang <span style="text-decoration: line-through;">ayam  </span>dibandingkan rumahku yang dulu nyaman banget paling tidak buatku. Anak-anak TPA deket rumah itu tetap aja berisik ganggu tidur siangku. Tapi entahlah aku merasa nyaman-nyaman aja.  Meski sempat nolakin ajakan teman-teman untuk kesini, kesitu yang aku tau cuman bikin pegel kaki. Udah gak bisa lagi nikmatin muter muter gak jelas begitu. Dan ternyata aku hanya  &#8220;miss home sweet home..:&#8221;<a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/image0162.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-173 alignfull" title="image0162" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/image0162.jpg" alt="" width="277" height="211" /></p>
<p><a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/image016.jpg"></a></p>
<p style="text-align: left;"> Dan hari ini, sengaja gak bikin ada acara kemana-mana. All day long harus di rumah. Kemaren sengaja ke Gramedia Bogor beli &#8220;sangu&#8221; buku !! Udah lama tidak menghabiskan satu buku hanya dengan satu kali baca. Dan hari ini I did it again!  Gak tanggung-tanggung tidak dalam hitungan satu hari udah abis 2 buku yang lumayan tebel.</p>
<blockquote><address>Gila&#8230; ternyata banyak banget kenikmatan lama yang udah aku aku sentuh karena ngurusin &#8220;kenikmatan semu&#8221; Halah.. (sstt.. jangan berasosiasi aneh-aneh dulu ya, bo..) .. </address>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Mungkin suntuknya sudah sampai titik kulminasi setelah dua  bulan ini hanya nangkring di Aceh ditengah kerjaan yang bener2 bikin aku nyaris senewen.</p>
<p>Oya Ini dia buku-bukua yang gue beli. Ada buku Satu Tiket Ke Surga (Zabrina A Bakar), Langkah Muda Meraup Dolar dari Internet (Taufik Hidayat)&#8211;&gt; bekal kalo gue ntar dipecat dari Aceh..  Trus novel cemen komedi tapi syarat makna : Banci Kalap  (Nuril Nasri) dan terakhir Cinta Terlarang Cinta Terindah (L Benako Aksara).  Buku terakhir diprotes abis sama anak-anak rombongan sirkus. &#8220;Nyak, pls comeback to Jakarta as soon&#8221; Udah gak sehat lu di Aceh! Mau diceburin lu ke kolam lele, kalo gak balik-balik juga ?  Hehehhe&#8230; orang gila.</p>
<p>Meskipun tetap dikasih sangu kerjaan melototin dan menelaah  2000 lebih item project off budget, rasanya tetep enjoy. Hemm&#8230;. Gak percuma deh bela-belain pulang walau tiketnya rada mahal dan pesawatnya goyang abisss!! Untung dalam ketakutan turbulensi itu, aku inget masih punya asuransi jiwa. Hahahha.. kasian Mama dan adek-adek kalo gue kenapa-kenapa, siapa yang bayarin kalo gue masih punya utang? Thanks God&#8230; dan MERDEKAAAA!!</p>
<p> </p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/hanya-kangen-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mbak Sri Nyebelin..</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/mbak-sri-nyebelin/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/mbak-sri-nyebelin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 13:48:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[My Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Udah beberapa kali aku ke Jakarta (dari Banda Aceh) menumpang armada udara ini. Tiba-tiba menjelang liburan “Independence Day”  minggu depan aku kebelet pengen pulang ke Bogor. Sudah diduga dan dinyana, dipastikan harga tiket gila-gilaan. Dulu sih masih ada Bang Adam (meski kalo naek-nya kudu Yasinan sepanjang jalan &#8212; &#62; “antara hidup dan mati”). Tapi sekarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: ">Udah beberapa kali aku ke Jakarta (dari Banda Aceh) menumpang armada udara ini. Tiba-tiba menjelang liburan “Independence Day”  minggu depan aku kebelet pengen pulang ke Bogor. Sudah diduga dan dinyana, dipastikan harga tiket gila-gilaan. Dulu sih masih ada Bang Adam (meski kalo naek-nya kudu Yasinan sepanjang jalan &#8212; &gt; “antara hidup dan mati”). Tapi sekarang yang melayani Jkt-BTJ<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>(PP) hanya si burung lambang negara itu, Mbak Sri dan Mas Leo.<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Pilihan jatuh ke Mbak Sri dengan alasan harganya miring (lumayan buat gue yang suka bolak balik gak jelas kayak setrikaan).<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Udah gitu, gue juga dapet sms promosi dari Telkomsel yang bilang bahwa sebagai pelanggan Telkomsel aku bisa dapetin diskon 20% yang berlaku hingga 15 September 2008. Haree genee ?? 20% lumayan kaleee…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: ">Oke,.aku telpon kantor Mbak Sri pusat dapet harga yang pas, dapet kode booking. Petugasnya bilang aku bisa dapetin diskon itu dengan menghubungi Telkomsel. Done. Telkomsel pun mengirim sms registrasi sbb:</span></p>
<p>     </p>
<blockquote>
<h4 style="TEXT-ALIGN: center"><span style="color: #800000;">Disc 20% untuk semua rute dan kelas. Tunjukkan sms ini saat pembelian tiket Sriwijaya di semua cab. Valid 16Jul-15Sept 08.</span></h4>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: center"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: "><a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/mbak-sri.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-169" title="mbak-sri" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/mbak-sri.jpg" alt="" width="290" height="199" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt; TEXT-ALIGN: center"> </p>
<p><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: ">Besoknya , pas mau issued tiket itu, si petugas yang di kantor cabang Banda Aceh dengan santai menunjukkan email yanga (katanya) dari pusat dan bilang bahwa itu sudah tidak berlaku di cabang Banda Aceh. What ?? Maksud loo ??? Masih berusaha cool, secara gue yang dulu kerjanya ngurusin survey customer satisfaction 5 tahun berturut udah pengen ngamuk dan tetep ngerasa Customer is the King.<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Dengan entengnya si Mbak Sari (petugas di kantor Banda Aceh) menganjurkan aku untuk menelpon ulang Jakarta. Dia gak bisa menghubungkan ke Jakarta. Gosh!!! Oke, gue ikutin deh mau lu.. Aku coba telpon berkali kali.. Nyambungnya..susyaaaaaaaaaaaaaaahh banget!!<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Bukan apa-apa sebagai raja boleh banget dong, gue minta klarifikasi. Setuju ??? <span style="mso-spacerun: yes;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: ">Akhirnya, setelah menunggu sekian menit nyambung juga dan berita buruknya si operator pun menguatkan kalo itu memang berlaku untuk pengambilan di Jabotabek saja. Lah ?? Apa-apaan ini ? Waktu aku booking tiket kan udah bilang, kalau gue mau diskon itu dan gue akan issued di Banda Aceh!! Apalagi sms konfirmasi meyakinkan: “BERLAKU DI SEMUA CABANG”<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>dan petugas yang menjawab waktu itu meyakinkan BISA (sorry, lupa namanya) Dodol kan ???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 10pt;"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: ">Apa boleh buat, karena I have no choice anymore.. secara airline lain udah lebih penuh dan lebih gila harganya, gue ambil juga itu tiket.</span></p>
<p><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: ">Kejadian seperti ini harusnya jadi perhatian banget nih buat perusahaan-perusahaan yang bikin promosi Co-Branding begini. Analisis gue sih, bisa jadi nomer HPku sudah tercatat di sistemnya Mbak Sri jadi aku teracak atau “terpilih” untuk mendapatkan promo itu. Yang kedua, mungkin karena nomor Kartu Halo-ku adalah nomor Jakarta, bisa jadi mereka pikir tak perlu menyebut cabang, karena aku diprediksi beredar di Jakarta dan sekitarnya. Hareee Geneeeeee ??<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Binatang langka aja udah mobile kemana mana apalagi orang “sok sibuk” kayak gue ?? Duh..pleaseee</span></p>
<blockquote><p> </p>
<p> </p>
<p><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: "></p>
<h4> </h4>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></p></blockquote>
<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/mbak-sri-nyebelin/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aris For Idol</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/aris-for-idol/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/aris-for-idol/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 11:05:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[music n me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Sebenernya sih gue gak ngikutin banget Idol tahun ini. Tahun-tahun sebelumnya masih selalu sempet mantengin TV demi American Idol trus bikin compare gak mutu dengan Indonesian Idol (gak apple to apple banget yak&#8230;). Emang gak ngikutin via televisi apalagi langsung nongkrong di Balai Sarbini yang dingin banget itu, cukuplah memonitor dari video video youtube dan itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="TEXT-ALIGN: left"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"><a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/20742_aris2-indonesianidol_resize1.jpg"></a>Sebenernya sih gue gak ngikutin banget Idol tahun ini. Tahun-tahun sebelumnya masih selalu sempet mantengin TV demi American Idol trus bikin compare<a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/20742_aris2-indonesianidol_resize1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-166 alignright" style="FLOAT: right" title="20742_aris2-indonesianidol_resize1" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/20742_aris2-indonesianidol_resize1.jpg" alt="" width="186" height="235" /></a> gak mutu dengan Indonesian Idol (gak apple to apple banget yak&#8230;). Emang gak ngikutin via televisi apalagi langsung nongkrong di Balai Sarbini yang dingin banget itu, cukuplah memonitor dari video video youtube dan itu khusus buat tau performance-nya Januarisman alias Aris yang &#8220;hanya&#8221; pengamen KRL tapi punya magnet luar biasa yang bisa menyihir pendengarnya.  Pertama liat peform dia waktu tayangan audisi-nya dia. Aku udah feeling, anak ini pasti masuk grand final. Suaranya gak super istimewa tapi karakternya yang kuat banget dan &#8220;cowok banget&#8221;. Hehehhe.. Kayaknya aku pun pernah liat dia &#8220;manggung&#8221; langsung di KRL Jabotabek beberapa waktu lalu. Setelah Ibu Tia yang sempet menghipnotis gue, ..sorry bu, kali ini gue pengen bilang sama elu : gue ngefans banget sama anak ini. Kapan kapan kalo lu ada jadwal manggung sama dia.. Gue Ikuttttttttttttttttttttttttttttttttttttt&#8230;. Cuman pengen liat live-nya dia (bukan mo minta tanda tangan)</span></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Moga-moga setelah jadi ngetop, gak sombong ya ris&#8230; </span></p>
<blockquote>
<h4><span style="color: #008000;">Liat gimana hebatnya Tuhan bisa merubah hidup manusia hanya dalam hitungan singkat. From no one to someone. From Nobody to somebody. From Zero to Hero </span></h4>
</blockquote>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Aris yang konon hanya tamat SMP bisa membalikkan suratan hidupnya. Ris, gue suka gaya lo!!  Gak ngelebih-lebihin buat gue, lu is the best Indonesian Idol Ever!</span></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><em><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Thanks buat yang selalu dengan baek hati nemenin nonton youtube dan dengerin komentar komentar gak penting gue&#8230;.(hmmm&#8230;)</span></em></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"> </span></p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/aris-for-idol/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ngelayap ke bangkok..</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/ngelayap-ke-bangkok/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/ngelayap-ke-bangkok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 06:07:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[friendship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[
Setelah satu tahun tinggal serumah, baru kali ini penghuni mess neusu (ex lamgugop) melakukan studi banding. Gak mau ngalahin anggota DPR dong, kita pun ikut-ikutan bikin survey ke luar negeri. Meski hanya ibu kota negara tetangga; KL &#38; Bangkok.

Start 18 July Banda Aceh-KL. Masuk kerja setengah hari.. Itu pun dengan &#8220;terpaksa&#8221; karena udah gak sabar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h4><span style="color: #ff0000;">Setelah satu tahun tinggal serumah, baru kali ini penghuni mess neusu (ex lamgugop) melakukan studi banding. Gak mau ngalahin anggota DPR dong, kita pun ikut-ikutan bikin survey ke luar negeri. Meski hanya ibu kota negara tetangga; KL &amp; Bangkok.</span><a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/mess-all.jpg"><span style="color: #ff0000;"><img class="alignnone size-medium wp-image-161 alignright" style="FLOAT: right" title="mess-all" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/mess-all.jpg" alt="" width="245" height="182" /></span></a></h4>
</blockquote>
<p><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Start 18 July Banda Aceh-KL. Masuk kerja setengah hari.. Itu pun dengan &#8220;terpaksa&#8221; karena udah gak sabar nunggu liburan sejak perjalanan ini direncanakan tiga minggu sebelumnya. Sampe  KL yang hanya gak sampai sehari gak ada rencana lain selain shopping. Beli Vincci. Herannya semua pesenan orang. Buat gue, sepatu sepatunya gak gue banget. Mostly high heels. Tapi tetep juga akhirnya nemu sendal klepek klepek favorit gue. Mpok Depoy dan Vivi nyaris kalap dengan menenteng kotak kotak sepatu yang katanya juga titipan orang. Heran.. Liburan kok dipenuhi titipan. Tapi di KL sepanjang jalan kita kerjanya ngakak-ngakak mulu. Di jalanan ada iklan selular yang tulisannya : &#8220;Membual Percuma Sepanjang Malam&#8221; mungkin maksudnya sih &#8220;Ngobrol Gratis&#8221;. Secara membual emang dimana-mana percuma, kan ?? Gak usah nunggu malem?? Herman Felani deh (baca: heran). Trus di bandara pada salah satu bagian ada gambar Handphone dicoret dan dibawahnya tertulis : Dilarang menggunakan Telepon Bimbit.  Bimbit ?? Coba ??? Bimbit ?? Darimana tuh asalnya ? Setelah gue pikir-pikir, mungkin jaman dulu banget waktu yang namanya HP baru muncul, bunyinya dimana mana Bit..bit&#8230;  Katro banget gak sih ?? Secara sekarang udah realphonic kaleee&#8230; masa harus balik lagi ke masa monoponic?? Ohh..God!!! Hahahhaha&#8230; Belum lagi si Vivi kena marah sama petugas bandara. Gara-gara waktu masukin barang di roda dengan deteksi XRay, Vivi ikut-ikutan masukin jaket dan tas kecilnya (persisi kayak di bandara Indo). Ternyata disana gak perlu..  Si petugasnya dengan tampang gak ramah sama sekali bilang : Tak paya-lah itu makcik&#8230;. Tak paya&#8230; (bingung gak loo ??)</span></p>
<p><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Tiga hari berikutnya full di Thailand. Mengunjungi beberapa tempat wisata seperti Gran Palace yang penuh dengan candi candi emas dan <a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/klme.jpg"></a>beberapa lokasi yang lupa namanya apa karena gak te<a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/klme.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-163 alignright" style="FLOAT: right" title="klme" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/klme.jpg" alt="" width="243" height="187" /></a>r<a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/barengan.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-162 alignright" style="FLOAT: right" title="barengan" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/barengan.jpg" alt="" width="247" height="187" /></a>lalu berkesan banget. Gak ada yang beda, kecuali huruf-nya yang mirip hurup Jawa kuno (huruf pallawa, bahasa sansekerta : emang prasasti??)  dan foto si raja yang mejeng di setiap tempat. Bener-bener narsis abis. Lalu sempat juga menyusuri Pattaya, nonton Kabaret yang dibintangi seluruhnya oleh waria. Amazing, karena mereka cakep cakep banget. Lebih cakep dari perempuan asli. Sampe sampe gue kepikiran,.kayaknya kalo disana, gue milih jadi bencong aja. Hehehehe.. But secara umum, gak ada yang istimewa. Indonesia is more more beautiful with its amazing culture. Kata orang-orang shopping nya juga enak. Kata gue ? Gak!! Fashion di Indonesia khususnya Jakarta jauhhhhhhhhhhhhhhh lebih berkembang. Modelnya lebih beragam. Mending kalo harganya disana murah, ini harganya pun standar. So, tetep ya.. Tanah Abang, Mangga 2 dan Ambasador atau bandingin sama PGC (Pusat Grosir Cililitan) is better!!. Cuman enaknya, selama di Bangkok aku makannya banyakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk banget. Gak tau apa yang bikin enak, moga moga aja gak kecampur minyak B2. Hihihihi&#8230; Balik ke Aceh; mie again mie again&#8230; <img src='http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Sutralah..lepas dari semua itu, liburan singkat 5 hari tersebut lumayan bikin re-charge energi setelah bergulat dengan semua pekerjaan, meski pun pulangnya dihadapkan hal sama yang lebih bejibun. Dan aku tetap kangen Bogor&#8230;&#8230; <img src='http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"> </span></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"> </span></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="FONT-SIZE: 9pt; LINE-HEIGHT: 115%"><span style="font-family: Calibri;"> </span></span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/ngelayap-ke-bangkok/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>tanda tanda flirting gak penting</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/tanda-tanda-flirting-gak-penting/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/tanda-tanda-flirting-gak-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 13:33:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[My Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Disarikan dari beberapa pengalaman teman atau pengalaman sendiri. Wekss..
So beware!!! (Urutan tidak menunjukkan peringkat). 
1.     Sering nongkrong gak jelas, contoh: ngupi ngupi. Awalnya rame-rame tapi lama lama gak ada angin gak ada hujan, jadi berdua aja. Kalo ada orang ketiga, yang salting malah orang ketiga-nya. So, lama-lama ybs mengundurkan diri dengan hormat mencari komunitas ngupi baru. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Disarikan dari beberapa pengalaman teman atau pengalaman sendiri. Wekss..</span></em></p>
<p><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">So beware!!! (Urutan tidak menunjukkan peringkat).</span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;"> </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">1.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Sering nongkrong gak jelas, contoh: ngupi ngupi. Awalnya rame-rame tapi lama lama gak ada angin gak ada hujan, jadi berdua aja. Kalo ada orang ketiga, yang salting malah orang ketiga-nya. So, lama-lama ybs mengundurkan diri dengan hormat mencari komunitas ngupi baru. Cari tempat agak mojok. Ngobrol biasa, gak ada yang istimewa. Istimewanya adalah temen ngopi-nya. Ngobrolin kerjaan yang membosankan, bos yang menyebalkan.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Jangan mengelak dengan bilang; “gak kok..biasa aja… Tapi kalo dalam satu hari minimal ada satu lagi aktivitas begini. Bayangkan, dalam satu minggu 5 hari kerja. Jadi minimal ada 5x kejadian seperti ini dalam satu minggu. Belum kalo ada bonus ngupi di luar hari kerja. Ini belum ditambah aktivitas serupa bersama seperti makan siang atau makan malam. </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">2.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">SMS dan telpon gak penting. Contoh malem-malem sms; “duh, mati lampu nih!”.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Atau pagi-pagi; “udah sarapan?” atau report report seperti : Capek nih, males nih..bete nih.<span style="mso-spacerun: yes">  </span>(Catatan: Kalo hepi biasanya disimpen sendiri)<span style="mso-spacerun: yes">  </span>Lebih naik lagi derajatnya adalah leleponan malem-malem. Lupa sama waktu tidur. Gak sakit tuh kuping pegang HP (meski udah pake handsfree) sampe jam 2 malem ?<span style="mso-spacerun: yes">  </span></span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">3.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Mulai agak “care”, “udah makan?”, baju kamu bagus deh, aku suka… , </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;"><span id="more-128"></span></span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">4.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Masa Tom &amp; Jerry . Ribut ribut gak jelas. Misal si cewek sebel karena si cowok yang gak bisa nemenin ke satu tempat. Trus ngambek. Kalo si cowok minta tolong sesuatu, dan si cewek pas gak bisa (atau mungkin gak berhasil), si cowok misuh misuh. Pertanyaannya : Loh, emang lu siapa ? Ngapain marah.. Lah, kita kan “temen biasa”.</span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.25in; TEXT-INDENT: 0in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">5.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Periode jeles gak penting, spt : </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.25in; TEXT-INDENT: 0.25in; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Ce: tadi makan siang dimana?, </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.25in; TEXT-INDENT: 0.25in; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Co: “ada yang traktir ultah”, </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.25in; TEXT-INDENT: 0.25in; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Ce: SIAPA ???</span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.25in; TEXT-INDENT: 0.25in; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Co: ada deh..</span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.25in; TEXT-INDENT: 0.25in; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Ce: (Bete), kenapa sih gak jawab aja? Aku kan cuman nanya?!! </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.25in; TEXT-INDENT: 0.25in; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Co: Hehehhe… , si Bambang.</span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Ngapain coba pake bilang : “ada deh”… Trus ngapain juga si cewek pake bête kalo gak tau si cowok makan sama siapa. Yang satu sengaja membuat cemburu, yang lain tanpa sengaja cemburu. Aneh.</span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">6.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Mulai sering pake kata “sayang” di setiap pembicaraan. Makasih, sayang. Ngapain, sayang?, Dengerin ya, sayang…, Jadi itu kan karena begitu loh, sayang… bla…bla..bla..</span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">7.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Mulai kangen, awalnya tidak diungkapkan secara lisan, lama-lama udah berani bilang: Kangen nih; jangan lama lama perginya yah; kalo aku pergi lama, kira kira kangen gak? </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">8.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Rela berkorban demi bangsa dan negara alias bela-belain. Bela-belain ngelakuin hal hal yang sebenernya melanggar peraturan (spt: kantor). Hemmmm..</span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">9.<span style="font-family: 'Times New Roman';">     </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Report Harian. Setiap hari rasanya masing-masing saling tahu siapa melakukan apa. Tanpa ditanya kalo ketemu seolah olah ada laporan kerjaan harian. </span></em></p>
<p style="MARGIN-LEFT: 0.5in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-add-space: auto"><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore">10.<span style="font-family: 'Times New Roman';">  </span></span></span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Yang jelas, mulai punya “rasa nyaman”<span style="mso-spacerun: yes">  </span>untuk melakukan aktivitas apa-apa berdua saja.</span></em></p>
<p><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;"> </span></em><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;">Bener bener gak penting, kan ??<span style="mso-spacerun: yes">  </span></span></em></p>
<p><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;"> </span></em></p>
<p><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;"> </span></em></p>
<p><em><span style="font-size: 8pt; color: #000000; font-style: normal; font-family: 'Verdana','sans-serif'; mso-bidi-font-style: italic;"> </span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/tanda-tanda-flirting-gak-penting/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>salah kutip..</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/salah-kutip/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/salah-kutip/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 13:30:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[My Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[ Dua minggu terakhir ini ikutan sibuk ngurusin tetek bengek kedatangan sekitar 300-an orang anggota PWI ke Banda Aceh untuk kongres mereka yang ke 21. Sebenernya gak ribet-ribet amat sih, tapi ada satu &#8220;insiden&#8221; kecil yang nyaris bikin rontok. Kesalahan yang mengingatkanku akan masa masa di tanah abang 3 dulu. Masalah kekurangtelitian atau kekurangtepatan yang ujungnya jadi gak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"> <span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Dua minggu terakhir ini ikutan sibuk ngurusin tetek bengek kedatangan sekitar 300-an orang anggota PWI ke Banda Aceh untuk kongres mereka yang ke 21. Sebenernya gak ribet-ribet amat sih, tapi ada satu &#8220;insiden&#8221; kecil yang nyaris bikin rontok. Kesalahan yang mengingatkanku akan masa masa di tanah abang 3 dulu. Masalah kekurangtelitian atau kekurangtepatan yang ujungnya jadi gak enak.<a href="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/img_1460.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-159 alignright" style="float: right;" title="img_1460" src="http://ngobrol.vikaoctavia.com/wp-content/uploads/2008/08/img_1460.jpg" alt="" width="260" height="200" /></a></span></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Nah..kejadian lagi nih minggu lalu. Udah kerjaan lagi tumpek blek, tiba-tiba denger berita yang kurang mengenakkan, kalo ada yang harus diralat dari salah satu bahan untuk peserta Kongres tersebut yang kebetulan sebagian materi-nya disuplai dari divisiku. Dimana ketauannya pas udah sore, bahannya udah dicetak 700 exemplar dan akan dibagikan keesokan harinya. Huaaaaah&#8230; pusing. Pertama mau pake cara ditempelin stiker untuk menutupi data yang salah, lalu ditimpa sama yang benernya. Bosku gak mau, dengan alasan merusak kredibilitas lembaga. Mau dicabut ?? Susah juga, secara itu jadi satu bagian dengan lembaran lain yang disatukan dalam satu booklet yang bolak balik. Bingung deh. Yang ngurusin percetakan sebenernya urusan panitia lain. Mereka pun udah sibuk buat persiapan acara, mana sempet ngurusin ganti ganti lagi. Oke, gue coba telpon orang percetakannya; pertama dia nolak mentah-mentah dengan alasan, gak mungkin cetak ulang mengingat proses cetak sudah selesai, tinggal acara jilid menjilid. No other way&#8230;hanya satu jalan tetap membujuk si Bang Saud (nama yang nyetak) agar mau kerjasama sedikit lembur untuk nyetak baru, tentu dengan tambahan biaya. Malem-malem, hujan dengan angin yang lumayan kenceng aku dan Pak ZZ menyambangi doi. Bujuk sana, bujuk sini. Dan dia pun mungkin melihat tampang gue yang nelongso, akhirnya nelpon jejaring sesama tukang cetak. Deal! Bisa, .. Tapi dengan syarat minta tambahan waktu 3 jam dari waktu awal kesepakatan penyerahan materi. Oh&#8230;Thanks God!!</span></p>
<blockquote>
<h4 style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';"><span style="color: #0000ff;">Kenapa sih begitu penting ? padahal sebenernya &#8220;kesalahan&#8221; itu bisa dijelaskan, karena berdasar dengan jelas. Tapi karena audience utamanya wartawan yang sangat kritis, hal tersebut takut keplintir jadi lain. Ujung-ujungnya bisa mencoreng nama lembaga.</span></span></h4>
</blockquote>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Dulu, 2001-2006 awal sering banget kalo majalah mau terbit aku nyaris gak bisa tidur, apalagi kalo udah urusan megang Sajian Utama (cover story). Semua tentang data. Kebanyakan tabel. Yang namanya ngeralat itu lumayan sering. Bahkan temenku pernah meralat ralat (bingung gak??) . Kalo ini bukan cuman mencoreng nama lembaga/company..tapi bisa bisa kena protes orang-orang yang berkaitan dengan data dan pada level gawatnya bisa sampe di bawa ke pengadilan. Ih&#8230;serem..</span></p>
<p style="LINE-HEIGHT: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; color: #000000; font-family: 'Lucida Sans Unicode','sans-serif';">Untuk kasus ini, sorry boss&#8230; next time better!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 10pt"><span style="FONT-SIZE: 9pt; LINE-HEIGHT: 115%"><span style="font-family: Calibri;"> </span></span></p>
<p style="text-align: left;"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/08/salah-kutip/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>putus baik baik..</title>
		<link>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/07/putus-baik-baik/</link>
		<comments>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/07/putus-baik-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 12:40:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vika</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[music n me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrol.vikaoctavia.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun lalu demen banget sama lagu ini, tiba-tiba gak sengaja dapet lagi.. So sweet. 
Its Hard To Say Goodbye, Celine Dion - Paul Anka

There&#8217;s something in your eyes that&#8217;s far too revealing
Why must it be like this a love without feelin&#8217;
Something&#8217;s wrong with you I know
I see it in your eyes
Believe me when I [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;">Beberapa tahun lalu demen banget sama lagu ini, tiba-tiba gak sengaja dapet lagi.. So sweet. </span></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=bmtmwMiaDZM">Its Hard To Say Goodbye, Celine Dion - Paul Anka<br />
</a><br />
There&#8217;s something in your eyes that&#8217;s far too revealing<br />
Why must it be like this a love without feelin&#8217;<br />
Something&#8217;s wrong with you I know<br />
I see it in your eyes<br />
Believe me when I say<br />
It&#8217;s gonna be okay</p>
<p>I told you from the start I won&#8217;t be demanding<br />
I won&#8217;t be demanding<br />
If you have a change of heart I&#8217;ll be understanding<br />
I&#8217;ll be understanding<br />
When love becomes a broken heart and dreams begin to die<br />
Believe me when I say<br />
We&#8217;ll work it out some way</p>
<p>I&#8217;ll never try to hold you back<br />
I wouldn&#8217;t try controlling you<br />
If it&#8217;s what you want<br />
It&#8217;s what I want<br />
I want what&#8217;s best for you<br />
And if there&#8217;s something else that you&#8217;re looking for<br />
I&#8217;ll be the first to help you try<br />
Believe me when I say<br />
It&#8217;s hard to say goodbye</p>
<p>We&#8217;ve lost that loving touch we used to feel so much<br />
I try to hide the truth that&#8217;s in my eyes<br />
The love without feeling<br />
But when I feel we&#8217;re not in love, I know I&#8217;m losing you<br />
Believe me when I say<br />
We&#8217;ll work it out some way</p>
<p>I&#8217;ll never try to hold you back<br />
I wouldn&#8217;t try controlling you<br />
If it&#8217;s what you want<br />
It&#8217;s what I want<br />
I want what&#8217;s best for you<br />
And if there&#8217;s something else that you&#8217;re looking for<br />
I&#8217;ll be the first to help you try<br />
Believe me when I say<br />
It&#8217;s hard to say goodbye</p>
<p>Don&#8217;t say goodbye</p>
<p>If it&#8217;s what you want<br />
It&#8217;s what I want<br />
I want what&#8217;s best for you</p>
<p>I&#8217;ll never try to hold you back<br />
I wouldn&#8217;t try controlling you<br />
If it&#8217;s what you want<br />
It&#8217;s what I want<br />
I want what&#8217;s best for you<br />
And if there&#8217;s something else that you&#8217;re looking for<br />
I&#8217;ll be the first to help you try<br />
Believe me when I say<br />
It&#8217;s hard to say goodbye</p>
<p>I&#8217;ll never try to hold you back<br />
I wouldn&#8217;t try controlling you<br />
If it&#8217;s what you want<br />
It&#8217;s what I want<br />
I want what&#8217;s best for you<br />
And if there&#8217;s something else that you&#8217;re looking for<br />
I&#8217;ll be the first to help you try</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrol.vikaoctavia.com/2008/07/putus-baik-baik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
