anything is possible..

Sebenernya aku gak begitu suka memuat tulisan orang, tapi pagi ini aku dapet email “kisah nyata” dari si Empok. Mpok, makasih ya sama narasumbernya (tanpa editan)..  Kata empok, kejadiannya begitu cepat, kurang dari seminggu.  Jadi ingat yang lalu-lalu dan curhatan seorang teman tentang hal serupa. Ketika ia masih dan nyaris berlarut-larut berharap akan sesuatu yang tidak pasti, sementara kepastian yang lebih indah itu hanya jadi milikNya dan tidak pernah diduga kapan datangnya. So touchy… Thats life

—-

Cut,

Sekedar sharing daripada boring disini. I finally found someone, kayak lagunya Barbara Streisand, he-he-he….

Minggu lalu gue cuci baju sendiri di lt. 6 hotel gue.Disana ada mesin cuci yang pake coin, terserah kita mau nyuci berapa banyak. Terus tiba2 ada cowok bule mau masuk tapi nggak bisa buka pintu krn handle-nya rusak, jadi gue bukain. Akhirnya jadi kenalan, ngobrol2 sambil nungguin cucian terus besok malamnya diner.

(more…)

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

mencari keramaian (baca: kedamaian)

Kebayang gak sih kalo tiap hari kita duduk di bangku yang sama, melototin komputer yang sama, ngeliatin orang-orang yang sama, mengerjakan pekerjaan yang nyaris sama, mendengarkan lagu yang sama, memikirkan hal yang sama dan membayangkan sesuatu yang  hampir sama. Setiap hari. Catat, setiap hari ! Kesimpulan : Bosen!

 

Itulah kejadiannya, disini.. di Banda Aceh. Tiap hari, dulu bolak balik  2L : Lamgugop (mess lama) dan Lueng Bata (kantor). Sekarang kerenan dikit, bolak-balik LN (bukan luar negeri), tapi  Lueng Bata-Neusu (mess baru).  Dengan rute yang sama setiap hari, orang-orang yang sama dan dengan mobil jemputan yang itu itu juga serta seorang driver yang meskipun ganti-ganti, tapi mukanya juga nyaris sama.  Kesimpulan : Boring!

(more…)

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

YM

Yahoo  Messanger, 3 April 2008

temen: kak, urgent banget

gue:  yes..

temen:  minta tolong dunk

gue: iya, boleh..

temen: aku kehapisan baterai hp, ngak nyala sama sekali

gue: trus ?

temen: bisa tolong sms-in pacarku…

gue: waduh, aku telpon aja ya….

temen: bilangin gini, aku kerja di ruangan pak A, hpku padam total. So, tolong nyusul kemari, karna aku juga ngak bisa nelpon ke hpmu pake telp kantor

gue: nomernya ?

temen: no.nya 0813 77 xx xxxxx

gue: oke, bentar..

 

(more…)

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

untitled3

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

pindah blog

Setelah berjuang selama hampir seminggu, akhirnya terwujud juga punya domain sendiri. Aslinya aku gak ngerti sama sekali, tapi dengan semangat pengen belajar (cieee…) dan semangat narsis aku beli domain dan hosting http://www.vikaoctavia.com walau yang kepake baru http://ngobrol.vikaoctavia.com  . Atas petuah orang-orang yang sudah berpengalaman –secara gue sekarang perlunya buat nge-blog- doang, lebih enak kalo ambil fitur WordPress (WP) trus ngisinya persis sama kayak WP yang gratisan. Seru, kan?!!

  (more…)

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

demam AAC

Mpok Depoy bilang waktu dia pulang ke Jakarta minggu lalu, keponakannya yang berumur 6 tahun merengek minta nonton AAC. Dari seminar minggu lalu di Unsyiah, moderatornya menyarankan seorang penanya untuk nonton AAC (gue lupa pertanyaannya apa), yang jelas sama sekali gak nyambung dangn topic seminar soal monitoring dan evaluasi proses rehab rekon di Aceh. Kemarin sore, Pak Eddie muter rekaman dia waktu main piano soundtrack ayat-ayat cinta (ah,..so sweet). Waktu aku bulan lalu ke Jakarta pun, Uni Novi nitip CD soundtracknya.

(more…)

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

pindah rumah

Selain pindah blog, minggu ini ada pindahan lain yang gak kalah penting. Pindah rumah. Yup, setelah menempati mess lama, rumah besar bertiang tinggi yang menyeramkan itu selama nyaris sembilan bulan, akhirnya minggu ini semua penghuninya bedol desa ke rumah baru  yang lebih kecil tapi nyaman, hommy dan terpenting dekat dengan pusat peradaban.  Rumah berlantai dua dengan warna orange pupus (yang gimana tuh ya…) dilengkapi dengan pohon jambu dan pohon mangga (di tetangga) dengan halaman luas yang cocok untuk buka usaha parkiran.

 

(more…)

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

wonder woman

kenapa harus sedih?
kenapa harus marah?
kenapa harus kesal?
kenapa harus mellow ?
padahal kamu kan “wonder woman”
yang hatinya terbuat dari besi dan baja
yang sudah biasa tangguh dalam semua hal
yang egois memecahkan sendiri semua masalah
yang tidak pernah manja sama persoalan
yang tidak pernah tergantung sama siapa-siapa…
tapi,..wonder woman kan juga manusia..

 

yang meski hatinya dari baja, itu tetap bernama hati..
yang bisa capek, meski tubuhnya terbuat dari mesin
yang bisa menangis karena dia punya perasaan
yang bisa kecewa karena dia punya harapan
dan yang pasti bisa melankolis
karena dia tetap perempuan…..
(meja sempit, ruangan berisik- BNA, 24 Maret 2008)

 

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

parno

Ini tercetus gara-gara beberapa hari yang lalu, seorang sahabat  curhat  padaku (atau tepatnya kita saling bercurhat ria), tentang kekhawatiran alias parno. Bukan Parno yang mas mas jawa itu loh, tapi parno bahasa gaul dari paranoid terhadap sesuatu. Ceritanya sahabatku itu, konon sudah sangat kenyang pengalaman dalam kehidupan percintaannya (baca: in her romantic life). Kini, di usia yang beranjak matang memang ia belum mempunyai  pendamping hidup walau sebenarnya sudah ada calon nun jauh disana. Yah, long distance relationship-lah. Seperti kata Marcel di firasat : bagai sungai yang mendamba samudera, kutahu pasti kemana kan kubermuara, seperti itulah..hubungan itu diharapkan menjadi tambatan terakhir bagi keduanya.   (more…)

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

sensi…

Hah ? Lu sensitif? Sensitif darimana? dari Hongkong?. Itulah jawaban seorang teman ketika aku iseng menanyakan; “menurut lo, gue sensitif gak sih?”  Lanjutannya: Gimana bisa dikategorikan sensitif kalo temen-temen lu bisa ngomongin apa pun tentang lu tanpa tedeng aling-aling bahkan kadang kadang cenderung tidak berperasaan.  Tapi jeleknya, nih.. kata dia melanjutkan. Lu tuh kadang terlalu cuek, Vik.. Lu sering kurang peka sama apa yang orang-orang sekitar lu lakukan buat elu.  Bukan dalam arti, lu gak nyadar yah, tapi kalo ada sesuatu yang sebenernya “beda”,  lu sering meng-ignore alias suka ngeyel. Anehnya, sebenernya lu temen yang care kok! (Loh!!!) Ngebingungin gak? (thanks, lyn!!)

(more…)

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)